Jumat, 15 Desember 2017

Konsep Dasar Statistik

Konsep Dasar Statistik

A. DEFINISI STATISTIKA, STATISTIK DAN PARAMETER
Statistika menurut definisinya adalah ilmu pengetahuan yang membahas tentang caracara
pengumpulan data, penyajian data, pengolahan data dan penarikan kesimpulan
berdasarkan data tersebut.
Statistik menurut definisi yang benar adalah semua harga, nilai, data atau besaran
yang dipunyai sampel dan biasanya dilambangkan dengan huruf abjad Latin misalnya ratarata
hitung X  , simpangan baku S , variansi   2 S dan sebagainya. Statistik ini umumnya
merupakan penduga bagi parameter.
Parameter berasal dari kata para (sama dengan di samping) dan meter (sama dengan
suatu ukuran). Jadi parameter dapat diartikan suatu ukuran, besaran, data atau nilai yang
dipunyai populasi dan sulit untuk diukur. Parameter biasanya dilambangkan dengan huruf
abjad Yunani misalnya nilai rata-rata hitung () simpangan baku ( ) , variansi 2 ( ) dan
sebagainya.


B. PENGGOLONGAN STATISTIKA

Berdasarkan ruang lingkup penerapan statistika dalam penelitian, maka statistika
dapat digolongkan menjadi statistika deskriptif dan statistika inferensial (statistika induktif).
Statistika deskriptif adalah statistika yang membahas tentang cara-cara meringkas,
menyajikan mendeskripsikan suatu data dengan tujuan agar data tersebut mudah
dimengerti dan lebih mempunyai makna. Penyajian suatu data dapat berbentuk daftar
(tabel) dan dalam bentuk diagram (gambar). Deskripsi suatu data dinyatakan dalam bentuk
ukuran pemusatan misalnya rata-rata hitung, modus dan sebagainya. Bentuk lain adalah
ukuran letak misalnya median, kuartil dan sebagainya. Deskripsi lain adalah ukuran
penyebaran misalnya rentang, simpangan baku, koefisien keragaman dan sebagainya.
Statistika inferensial adalah statistika yang dipergunakan untuk menyimpulkan tentang
parameter (populasi) berdasarkan statistik (sampel) atau lebih di kenal untuk proses
generalisasi. Jadi dalam statistika inferensial diperlukan adanya suatu hipotesis.
Penggolongan lain berdasarkan manfaatnya, statistika dibedakan menjadi statistika
terapan yang membahas tentang penerapan statistika untuk menunjang ilmu-ilmu lainnya.
Berikutnya adalah statistika matematik yang membahas tentang perkembangan teori
statistika yang banyak bersifat matematik.
Penggolongan berikutnya berdasarkan asumsi atau syarat-syarat parameter dan skala
data yang akan dianalisis, terdiri atas statistika parametrik dan statistika nonparameterik.
Statistika parametrik memperhatikan tentang syarat-syarat atau asumsi parameter misalnya
variansi sama, data berdistribusi normal dan sebagainya. Data yang dianalisis pada statistika
parametrik skala pengukurannya adalah rasio atau interval.

0 komentar:

Posting Komentar